Bale Dauh mempunyai atap alang-alang yg curam, dengan gesekan dan hiasan tradisional yang indah di dindingnya.
Di dalam Bale Dauh, terdapat daerah tidur atau bale daja, kawasan menerima tamu atau bale dangin, serta ruang keluarga atau bale dalang.
Tempat tinggal istiadat suku Bali: Bale Sekapat
Bale Sekapat ialah tempat tinggal tata cara yang berfungsi sebagai kawasan pemujaan serta penyimpanan senjata tradisional Bali.
Rumah ini memiliki bentuk yang spesial dengan atap alang-alang dan dinding yang terbuat berasal anyaman bambu.
Bale Sekapat umumnya dilengkapi altar kecil yang dihiasi dengan patung-patung yang kuasa Hindu. Selain itu, tempat tinggal ini pula berfungsi sebagai kawasan penyimpanan senjata tradisional Bali, mirip keris serta tombak.
Angkul-Angkul
Angkul-Angkul artinya gerbang tradisional suku Bali yg menjadi pintu masuk ke dalam tempat tinggal atau kompleks bangunan.
BACA JUGA:5 Peradaban Tertua di Dunia yang Berpengaruh terhadap Sejarah Manusia di Indonesia!
Ini mempunyai desain yang latif dengan tabrakan kayu yang rumit serta mempunyai hiasan-hiasan tradisional Bali.
Gerbang ini memiliki makna simbolis menjadi penghalang antara global luar dan global dalam, dan melambangkan keberuntungan dan perlindungan bagi penghuni tempat tinggal .
Rumah tata cara suku Bali: Bale Gede
Bale Gede merupakan tempat tinggal tata cara yg merupakan rumah primer pada kompleks bangunan istiadat.
BACA JUGA:Jejak Sejarah Manusia Purbakala: Penemuan Fosil dan Artefak Manusia Purbakala!
Tempat tinggal ini umumnya berfungsi buat upacara keagamaan dan pertemuan istiadat. Bale Gede memiliki desain yang megah dengan atap curam serta tinggi dan anyaman alang-alang.