Adapun pertanda periode Dinasti Awal ini artinya eksistensi makam atau mastaba yang cenderung rumit serta terdapat struktur kultus kamar mayat di Abydos.
3. Kerajaan usang Mesir kuno
Peradaban Mesir kuno berikutnya artinya di masa Kerajaan lama. pada periode ini, terjadi perkembangan seni, arsitektur, dan teknologi.
Selain itu, pertanian pun pula semakin produktif, sehingga jua turut berdampak terhadap perkembangan ekonomi.
4. Masa Menengah Pertama
Peradaban Mesir berikutnya merupakan masa menengah pertama. di masa ini, terjadi konkurensi politik, hingga kekurangan pangan. Hal itu terjadi usai runtuhnya pemerintahan pusat Mesir.
Meskipun demikian, pemimpin lokal yg tidak mempunyai utang upeti terhadap Firaun pun memanfaatkan kebebasannya guna membuatkan kebudayaan.
5. Kerajaan Pertengahan
BACA JUGA:Sejarah Warisan Tarian Piring Sampai Saat ini Tetap Berkembang: Ini Ciri Khas Tarian Piring!
Di masa Kerajaan Pertengahan, Firaun mampu memulihkan kondisi negara, sehingga lebih stabil. hal ini jua berdampak terhadap perkembangan sastra, seni, ingga pembangunan monumen.
6. Masa Menengah ke 2 dan Hyksos
Memasuki tahun 1650 Sebelum Masehi, Kerajaan Pertengahan mengalami kemunduran. Hal ini menghasilkan Kota Avaris diambil alih sang imigran Asia, kemudian Firaun diminta mundur ke Thebes.
Penguasa asing (Hyksos) pun mulai meniru gaya pemerintahan Mesir sekaligus menganggap diri mereka menjadi Firaun.
BACA JUGA:Sejarah Kisah Museum Nasional Indonesia: Apa saja Koleksi, Fungsi dan Bagaimana Sejarahnya?
7. Kerajaan Baru