Hati-Hati! Ciri-Ciri Kadar Gula Darah Tinggi yang Sering Terlalu Dianggap Remeh

Selasa 04-02-2025,22:17 WIB
Reporter : Mey
Editor : Almi

Kelelahan atau merasa lelah secara berlebihan adalah ciri lain yang sering tidak terlalu diperhatikan. Kadar gula darah yang tinggi mengganggu kemampuan tubuh untuk menggunakan glukosa sebagai sumber energi, yang mengarah pada penurunan energi secara keseluruhan.

Meskipun kelelahan bisa disebabkan oleh banyak faktor, jika disertai dengan rasa haus yang berlebihan dan sering buang air kecil, ini bisa menjadi tanda kadar gula darah yang tinggi.

BACA JUGA:Risiko Mengonsumsi Kerang Dara, Apa Saja Dampaknya untuk Kesehatan

4. Penglihatan Kabur

Gejala lain yang sering diabaikan adalah penglihatan kabur. Gula darah yang tinggi dapat menarik cairan dari lensa mata, yang menyebabkan perubahan bentuk dan fokus mata. Hal ini dapat mengakibatkan penglihatan menjadi kabur.

Penglihatan kabur karena kadar gula darah yang tinggi umumnya bersifat sementara, namun jika tidak segera ditangani, masalah ini dapat berkembang menjadi gangguan penglihatan yang lebih serius, seperti retinopati diabetik.

5. Luka yang Lambat Sembuh

Kadar gula darah tinggi juga dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk sembuh dengan cepat. Jika Anda memiliki luka atau goresan kecil yang memerlukan waktu lebih lama untuk sembuh dari biasanya, ini bisa menjadi tanda bahwa kadar gula darah Anda terlalu tinggi.

Gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan saraf, mengurangi aliran darah ke bagian tubuh yang terluka, serta melemahkan sistem imun, yang mengakibatkan penyembuhan yang lebih lambat.

BACA JUGA:Ada beragam manfaat yang Bisa didapat Dari Mengajari Bayi Berenang, Termasuk Kesehatan Tubuh!

6. Kuku atau Kulit yang Terasa Gatal

Hiperglikemia juga dapat menyebabkan gangguan pada kulit, yang sering kali diabaikan oleh banyak orang. Kulit yang terasa gatal, terutama di area tertentu seperti tangan dan kaki, bisa menjadi pertanda bahwa kadar gula darah Anda tidak terkendali.

Selain gatal, kulit juga bisa menjadi lebih kering, lebih rentan terhadap infeksi, dan muncul bercak-bercak gelap di beberapa bagian tubuh, seperti leher atau ketiak.

7. Penurunan Berat Badan yang Tidak Diketahui Penyebabnya

Meskipun berat badan biasanya cenderung meningkat pada penderita hiperglikemia, dalam beberapa kasus, bisa terjadi penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

Hal ini bisa disebabkan oleh tubuh yang mulai membakar lemak dan otot sebagai sumber energi, karena gula darah tidak bisa masuk ke dalam sel-sel tubuh dengan baik akibat resistensi insulin. Penurunan berat badan yang cepat tanpa alasan jelas adalah tanda peringatan yang penting.

Kategori :