Keris ini bukan sekadar senjata, tetapi juga lambang kekuasaan dan keberanian. Bahkan, gambar keris dapat ditemukan dalam lambang resmi Provinsi Jambi.
Senjata ini diwariskan secara turun-temurun kepada para pemimpin kerajaan.
3. Sumpit Suku Kubu
Suku Kubu, yang hidup di pedalaman hutan Jambi, menggunakan sumpit sebagai alat berburu. Senjata ini berbentuk tabung panjang yang diisi dengan anak panah beracun.
BACA JUGA:Sejarah dan Mitos di Balik Nama Tulungagung: Fakta-Fakta Menarik yang Jarang Diketahu
BACA JUGA:Kerajaan Demak: Peran Utama dalam Menyebarkan Islam dan Mengubah Sejarah Nusantara
Teknik berburu dengan sumpit memungkinkan mereka menangkap hewan seperti rusa, kijang, dan babi hutan dengan efektif.
4. Tombak
Tombak khas Jambi memiliki ciri khas tersendiri. Selain mata tombak yang tajam, bagian pangkalnya juga dibuat runcing sehingga bisa digunakan dari kedua sisi.
Selain itu, terdapat penadah di bagian dekat mata tombak yang berfungsi untuk memperkuat pegangan dan mencegah tangan tergelincir saat digunakan.
5. Pedang Bermata Dua
Pedang tradisional Jambi memiliki perbedaan mencolok dibandingkan pedang pada umumnya.
BACA JUGA:Menyingkap Sejarah Kejayaan Kerajaan Demak dan Peranannya dalam Penyebaran Islam di Nusantara
BACA JUGA:Mengenal Dampak Sejarah Supersemar terhadap Perkembangan Indonesia
Jika kebanyakan pedang hanya memiliki satu sisi tajam, pedang khas Jambi dirancang dengan dua mata yang sama-sama tajam. Desain ini membuatnya lebih mematikan dalam pertarungan.
Kelima senjata ini tidak hanya menjadi peninggalan sejarah, tetapi juga bagian dari kebanggaan masyarakat Jambi yang terus dijaga hingga kini.