Penjajahan Belanda (1600-1942)
Masa penjajahan Belanda membawa dampak besar bagi Suku Jawa dan seluruh Nusantara.
BACA JUGA:Menyingkap Sejarah Kejayaan Kerajaan Demak dan Peranannya dalam Penyebaran Islam di Nusantara
Salah satu momen penting dalam sejarah Jawa adalah perlawanan terhadap Belanda yang dipimpin oleh tokoh-tokoh seperti Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa (1825-1830).
Meskipun perang ini berakhir dengan kekalahan, perjuangan Pangeran Diponegoro menjadi simbol perlawanan terhadap penjajahan dan membangkitkan semangat nasionalisme di kalangan rakyat Jawa.
Perang Kemerdekaan Indonesia (1945-1949)
Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, perjuangan melawan Belanda belum selesai.
Jawa, sebagai pusat pemerintahan Indonesia, menjadi medan pertempuran utama dalam Perang Kemerdekaan.
BACA JUGA:Mengungkap Mitos dan Sejarah Nama Tulungagung: Fakta Menarik yang Perlu Anda Ketahui!
Kota-kota di Jawa seperti Yogyakarta dan Surabaya menjadi saksi sejarah penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Keberanian rakyat Jawa dalam pertempuran, serta dukungan dari tokoh-tokoh seperti Soekarno dan Hatta, membantu mewujudkan Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.
Perubahan Sosial dan Ekonomi di Era Orde Baru (1966-1998)
Di bawah pemerintahan Presiden Soeharto, Indonesia mengalami perubahan sosial dan ekonomi yang signifikan.
Jawa, sebagai pusat ekonomi dan politik Indonesia, mengalami transformasi besar, terutama dalam bidang industri dan pertanian.
BACA JUGA:Sudah Tahu Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia?! Yuk, Simak!
Namun, perubahan ini juga membawa dampak sosial, seperti kesenjangan ekonomi antara kota dan desa, serta perubahan dalam struktur sosial masyarakat Jawa.