Lobak adalah sayuran akar yang cocok untuk kebun vertikal karena akarnya tidak terlalu dalam dan tanaman ini tumbuh dengan cepat.
Lobak dapat ditanam dalam wadah vertikal yang cukup kecil, dan dalam waktu sekitar 4-6 minggu, Anda dapat memanen hasilnya. Keuntungan lain dari menanam lobak adalah tanaman ini dapat tumbuh dalam berbagai jenis media tanam.
9. Bawang Daun
Bawang daun adalah tanaman lain yang cocok untuk sistem vertikal. Tanaman ini memiliki akar yang relatif kecil dan tidak memerlukan banyak ruang untuk tumbuh.
Anda dapat menanam bawang daun dalam pot vertikal atau rak, dan mereka akan tumbuh dengan baik dalam cahaya matahari yang cukup. Bawang daun juga mudah dipelihara dan bisa dipanen secara berkelanjutan.
BACA JUGA:Resep Sayuran Sehat untuk Penderita Asam Urat, Makanan Lezat yang Aman untuk Sendi
10. Arugula
Arugula atau roket adalah sayuran daun berdaun hijau yang cepat tumbuh dan sangat cocok untuk kebun vertikal.
Arugula membutuhkan waktu sekitar 3-4 minggu untuk tumbuh, dan dapat dipanen setelah daunnya cukup besar. Sayuran ini memiliki rasa sedikit pedas dan sering digunakan dalam salad.
11. Caisim (Pak Choi)
Caisim atau pak choi juga dapat tumbuh dengan baik dalam sistem vertikal. Tanaman ini tumbuh cepat dan memiliki kebutuhan air yang tinggi, namun tidak membutuhkan banyak ruang horizontal. Anda bisa menanam caisim di rak vertikal atau bahkan dalam pot gantung.
BACA JUGA:Jadikan Sumber Pangan Keluarga, Pekarangan Dimanfaatkan Budidaya Sayuran
12. Brokoli
Brokoli membutuhkan sedikit lebih banyak ruang dibandingkan sayuran lain, tetapi masih dapat tumbuh dengan baik dalam kebun vertikal, terutama jika menggunakan rak bertingkat atau sistem hidroponik.
Dengan memberikan perawatan yang baik, brokoli dapat menghasilkan kepala bunga yang subur dalam waktu sekitar 60-100 hari setelah penanaman.
Sistem vertikal dapat menjadi solusi tepat untuk berkebun di ruang terbatas, seperti di halaman rumah atau bahkan di balkon apartemen.