Kendaraan ini menggunakan sistem penggerak quad motor yang dirancang untuk performa kecepatan rendah, sesuai kebutuhan Paus saat tampil di depan publik.
Sistem ini memberikan kendali optimal tanpa mengorbankan stabilitas.
Selain itu, mobil ini didukung oleh teknologi EQ dari Mercedes-Benz, yang menonjolkan keunggulan kendaraan listrik.
Mercedes-Benz G-Class ini dilengkapi baterai berkapasitas 116 kWh, menghasilkan daya sebesar 579 tenaga kuda (dk) dan torsi hingga 1.163 Nm.
BACA JUGA:Toyota Terdepan di Penjualan Mobil Baru Oktober 2024, Innova Mendominasi!
Dengan spesifikasi ini, akselerasi mobil dari 0 hingga 96 km/jam hanya memerlukan waktu 4,6 detik.
Meski performanya impresif, kecepatan maksimalnya dibatasi hingga 180 km/jam demi keselamatan dalam situasi publik.
Dalam sekali pengisian daya penuh, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 385 kilometer, menjadikannya pilihan yang ramah lingkungan sekaligus praktis untuk perjalanan jarak menengah.
4. Kolaborasi Panjang Antara Mercedes-Benz dan Vatikan
BACA JUGA:Suzuki e Vitara: Kenali Kelebihan dan Spesifikasinya Dibandingkan Mobil Listrik Lain!
Hubungan kerja sama antara Mercedes-Benz dan Vatikan sudah berlangsung hampir 100 tahun.
Kendaraan pertama yang dipasok Mercedes-Benz untuk Vatikan adalah Nürburg 460 Pullman pada tahun 1930, yang digunakan oleh Paus Pius XI.
Hingga kini, Mercedes-Benz terus menjadi mitra terpercaya Vatikan dalam menyediakan kendaraan untuk para Paus.
Paus Fransiskus bukanlah satu-satunya pemimpin gereja yang menggunakan kendaraan Mercedes-Benz.
BACA JUGA:Mobil Bekas Berkualitas di Harga 70 Jutaan: Rekomendasi yang Wajib Diketahui!
Sebelumnya, Paus Yohanes Paulus II dan Paus Benediktus XVI juga memilih kendaraan dari jenama asal Jerman ini sebagai alat transportasi resmi mereka.