Mengapa Suku Tengger Memuliakan Gunung Bromo? Temukan Jawabannya!

Rabu 11-12-2024,11:37 WIB
Reporter : Gelang
Editor : Almi

Keunikannya terletak pada cara mereka bercocok tanam yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

BACA JUGA:Jejak Sejarah Islam di Pagar Alam: Dari Puyang Awak Hingga Masjid Perdipe

Dengan teknik pertanian yang diwariskan turun-temurun, mereka mampu menjaga keseimbangan alam dan menjaga kelestarian tanah di wilayah pegunungan.

Masyarakat yang Sederhana dan Bersahaja

Meskipun hidup di daerah yang relatif terpencil, Suku Tengger dikenal sebagai masyarakat yang sederhana dan bersahaja.

Mereka hidup dalam kebersamaan yang harmonis dengan alam sekitar.

Kehidupan mereka yang jauh dari hiruk-pikuk kota membuat mereka lebih fokus pada kehidupan yang penuh kedamaian, gotong royong, dan saling menghormati antar sesama.

BACA JUGA:Penemuan Kota Kuno Maya di Hutan Meksiko: Menelusuri Jejak Sejarah yang Hilang

Pakaian Adat yang Khas

Pakaian adat Suku Tengger juga menarik perhatian, terutama saat mereka mengadakan upacara keagamaan.

Pria Tengger mengenakan sarung dengan pakaian atasan khas berupa baju jas atau jaket berwarna gelap, sementara wanita mengenakan kebaya dengan kain sarung yang dihiasi dengan motif tradisional.

Aksesoris seperti ikat kepala dan perhiasan sederhana sering kali dipakai dalam acara adat.

Suku Tengger memiliki banyak aspek budaya dan kehidupan yang sangat kaya dan menarik untuk dipelajari.

Meskipun keberadaan mereka sudah dikenal di kalangan wisatawan, keunikan tradisi dan cara hidup mereka tetap patut dihargai dan dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.

Kategori :