Saham Asia Pasifik Bervariasi, Wall Street Lanjutkan Kenaikan

Sabtu 25-05-2024,01:05 WIB
Reporter : Bodok
Editor : Almi

Imbal hasil obligasi pemerintah AS bervariasi, dengan imbal hasil 2 tahun naik menjadi 4,84% dan imbal hasil 10 tahun turun menjadi 4,49%.

Di Asia, saham-saham Cina mengalami penurunan, terutama saham-saham teknologi perangkat lunak dan properti. 

Indeks Hang Seng di Hong Kong juga ditutup lebih rendah, dipengaruhi oleh saham-saham properti. 

Saham-saham Jepang juga mengakhiri sesi lebih rendah karena penurunan pada saham-saham elektronik dan broker. 

BACA JUGA:Tokoh Indonesia dengan Investasi Saham Bitcoin Tertinggi di Tahun 2024

Sedangkan saham-saham India sedikit turun, terutama dipengaruhi oleh sektor keuangan.

Di Eropa, FTSE 100 Index di Inggris naik 0,5%, sementara indeks Stoxx Europe 600, CAC 40, dan DAX semuanya mengalami kenaikan. 

Pergerakan pasar global terus dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk laporan keuangan perusahaan, data ekonomi, dan kebijakan moneter.

Kategori :