Saat Berada di Alam Watu Terasa Lebih Lambat? Ternyata Ini Alasannya!

Jumat 03-05-2024,03:35 WIB
Reporter : Jukik
Editor : Almi

Saat mereka melakukan tugas-tugas di lingkungan alamiah dibandingkan dengan lingkungan perkotaan. 

BACA JUGA:10 Destinasi Wisata Hits Di Temanggung Yang Bikin Takjub, Mau Tau? Baca Artikel Ini Sampai Habis!

Ini menunjukkan bahwa alam memperlambat dan memperluas kesadaran manusia akan waktu.

Namun, pengaruh alam tidak hanya terbatas pada persepsi waktu saja.

Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di alam membantu mengalihkan fokus kita dari kekhawatiran saat ini ke kebutuhan masa depan.

Sehingga, alih-alih terjebak dalam tekanan tuntutan waktu.

BACA JUGA:Pekalongan Mempesona! Inilah 5 Spot Wisata Alam dengan View Cantik yang Cocok Untuk Liburan

Alam memungkinkan kita untuk melihat gambaran yang lebih besar dan memprioritaskan tindakan-tindakan yang dapat membawa kita menuju tujuan jangka panjang.

Lalu, mengapa alam memiliki dampak seperti ini terhadap kesadaran kita terhadap waktu? 

Salah satu penjelasannya adalah karena lingkungan alamiah memiliki efek relaksasi yang dapat melawan stres dan kecemasan. 

Ketika kita merasa lebih rileks, perasaan tersebut memengaruhi persepsi waktu kita, membuatnya terasa lebih lambat dan terkendali.

BACA JUGA:Wisata Alam Sumber Jenon yang Menyegarkan! Tempat Liburan Murah Meriah di Malang

Selain itu, menghabiskan waktu di alam juga dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan dan kesejahteraan. 

Studi telah menunjukkan bahwa memiliki akses ke alam seperti pantai, taman, atau hutan dapat mengurangi tingkat kecemasan dan depresi.

Meningkatkan kualitas tidur, menurunkan risiko obesitas dan penyakit kardiovaskular, serta meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Manfaat-manfaat ini juga dapat berkontribusi terhadap persepsi waktu yang berbeda saat berada di alam. 

Kategori :