Dalam sehari, biasanya manusia dianjurkan minum air putih sebanyak 8 gelas atau 2 liter. Ketika berpuasa, kebutuhan itu harus segara dicukupkan setelah waktu berbuka.
BACA JUGA:Begini Skema Rekayasa Jalan Hadapi Arus Mudik-Balik Lebaran 2024, Prediksi Cuaca Buruk di Pelabuhan
dr. Sepriani tidak menyarankan minum teh saat berbuka puasa. Dia juga mengungkapkan bahwa teh manis seharusnya dihindari ketika Anda berbuka dengan makanan yang mengandung zat besi.
"Ketika Anda mengonsumsi teh manis setelah memakan daging atau sayuran hijau yang mengandung banyak zat besi, teh manis bisa mengikat zat besi tersebut.
Akhirnya, penyerapan zat besi akan terhambat di dalam tubuh," ungkap dr. Sepri.
Selanjutnya, kandungan kafein di dalam teh manis justru dapat membuat tubuh menjadi lebih dehidrasi.
Kafein dalam teh mempunyai zat yang bersifat diuretik atau dapat memicu Anda untuk terus buang air kecil.
Cairan pun semakin terkuras dari tubuh Anda. Karena itu, Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi minuman teh terlalu banyak karena mengandung kafein.
Jadi, untuk menjaga kesehatan saat berbuka puasa, pilihlah minuman yang tepat.
Air kelapa murni tanpa tambahan gula, air putih, atau minuman lain yang tidak mengandung kafein dan gula tambahan adalah pilihan yang baik untuk menyegarkan tubuh setelah seharian berpuasa. **