Kisah Romantis dan Penuh Perjuangan Tribhuwana TunggaDewi dan Gadja Mada!

Senin 02-10-2023,13:19 WIB
Reporter : Sandi
Editor : Sandi

PAGARALAMPOS.COM -  Salah satu kisah paling mengesankan dalam sejarah Indonesia adalah tentang Tribhuwana Tunggadewi dan Gajah Mada.

Kedua pria ini tidak hanya menjadi tokoh berpengaruh sepanjang sejarah tetapi juga merupakan pasangan inspiratif berkat hubungan romantis mereka yang kuat.

Dalam artikel ini, kita akan menelusuri kisah penuh warna Tribhuwana Tunggadewi dan Gajah Mada, mengungkap kisah perjalanan menakjubkan mereka, dan memahami bagaimana kisah cinta mereka memengaruhi kehidupan mereka, berjuang membangun  kerajaan besar mereka.

Pada awal kepemimpinannya bersama suaminya, terjadi pemberontakan besar yang dipimpin oleh Sadeng dan Keta.

BACA JUGA:AKBP Erwin Irawan SIIK : Jaga Keutuhan Nilai Nilai Pacasila Sebagai Landasan Ideologi Negara

Namun berkat keberanian pendekar perkasa Patih Gajah Mada, ia berhasil melumpuhkan para pemberontak.

Atas jasanya tersebut, Gajah Mada dianugerahi gelar kehormatan Mahapatih Gajah Mada yang merupakan gelar tertinggi kedua setelah gelar raja.

Pada upacara penobatan, Gajah Mada mengucapkan sumpah yang dikenal dengan  Sumpah Palapa di hadapan Ratu Tribhuwana Tunggadewi.

Dari Sumpah Palapa Mahapatih Gajah Mada ini berikrar akan menyatukan wilayah-wilayah Nusantara di bawah naungan Kemaharajaan Majapahit yang agung.

BACA JUGA:Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Ini Pesan Presiden

Ratu Tribhuwana Tunggadewi dikenal sebagai seorang ratu perempuan yang berani dan gigih dalam memimpin Kerajaan Majapahit pada masa lalu.

Ratu ini memulai misinya yang ambisius untuk menaklukkan Nusantara, dan sejarah mencatat namanya sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam perjalanan Kerajaan Majapahit.

Mari kita telusuri lebih jauh mengenai kehidupan dan pencapaian luar biasa Ratu Tribhuwana Tunggadewi.

Sebagai putri Raden Wijaya, pendiri dan raja pertama Majapahit, Tribhuwana Tunggadewi memiliki bekal kekuasaan dan keberanian yang diwarisi dari ayahnya.

BACA JUGA:Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Ini Pesan Presiden

Pada masa pemerintahannya, ia menjalin hubungan yang erat dengan Gajah Mada, seorang tokoh penting dalam pemerintahan Majapahit.

Gajah Mada mendapatkan kepercayaan penuh dari ratu untuk menempati posisi paling bergengsi di dalam pemerintahan.

Sehingga membantu terlaksananya misi besar Tribhuwana Tunggadewi.

Misi yang paling terkenal adalah Sumpah Palapa yang diucapkan oleh Gajah Mada di hadapan Ratu Tribhuwana Tunggadewi.

BACA JUGA:Satgas TMMD Lubuk Linggau Kebut Pengerjaan Fisik

Melalui sumpah ini, mereka berkomitmen untuk tidak merasakan kenikmatan duniawi sebelum berhasil mempersatukan Nusantara di bawah naungan Kerajaan Majapahit.

Dengan tekad yang kuat, ratu dan timnya berhasil memulai ekspansi ke luar Jawa, termasuk menaklukkan Bali dan kerajaan-kerajaan di kawasan lainnya.

Tribhuwana Tunggadewi juga dikenal sebagai tokoh yang membangun dasar-dasar politik kenegaraan Majapahit.

Pemerintahannya memperluas pengaruh Majapahit hingga ke pelosok Nusantara.

BACA JUGA:Arsenal Salahsatu Klub Belum Rasakan Kekalahan di Liga Inggris!

Keberanian dan kecakapannya dalam memimpin menjadikan Majapahit semakin berkembang pesat di bawah kepemimpinannya.

Gajah Mada juga menjadi sosok penting dalam masa pemerintahan Ratu Tribhuwana Tunggadewi.

Membantu menjaga stabilitas negara dan menyelesaikan pemberontakan yang terjadi.

Namun, pada tahun 1350 Masehi, Tribhuwana Tunggadewi memutuskan untuk melepaskan tahtanya. Keputusan ini diambil setelah sang ibunda, Gayatri, meninggal dunia.

BACA JUGA:Indeks Kepercayaan Publik Terhadap Polri Mencapai 72%, Survei Indikator Politika

Majapahit pada saat itu sedang dalam kegemilangan, dan Tribhuwana Tunggadewi meyakini bahwa amanat ibundanya telah terpenuhi.

Putra mahkota Hayam Wuruk, anak dari pernikahannya dengan pangeran Cakradara, kemudian menjadi penerus tahta Majapahit.

Setelah lengser, Tribhuwana Tunggadewi tetap berperan sebagai salah satu anggota saptaprabu, dewan penasehat raja yang terdiri dari keluarga kerajaan.

Bersama dengan Mahapatih Gajah Mada, ia terus memberikan bimbingan kepada Hayam Wuruk, yang kemudian membawa Majapahit mencapai masa kejayaannya.

BACA JUGA:Diam diam Kapal Roset Cina Kumpulkan Data Intelijen di Samudera Hindia, India, AS dan Indonesia Dirugikan

Meskipun tidak diketahui secara pasti kapan Tribhuwana Tunggadewi meninggal dunia, namanya akan selalu diingat dalam sejarah Kerajaan Majapahit.

Keberanian dan kecakapannya dalam memimpin, serta visinya untuk menyatukan Nusantara.

Telah meninggalkan jejak yang kuat dalam perjalanan bangsa Indonesia. Dalam mengenang jasa-jasanya.

Kita dapat belajar dari Ratu Tribhuwana Tunggadewi bahwa keberanian, kecakapan, dan tekad yang kuat dapat menginspirasi dan mengubah sejarah.

BACA JUGA:Melihat Keindahan Suku Batak, Menemukan Pesona Budaya dan Alam yang Membuat Terpesona

Semoga kisahnya terus dikenang dan menjadi sumber inspirasi bagi generasi-generasi selanjutnya.*

Kategori :