Namun, ternyata kondisi seperti ini justru bisa memicu mesin cepat panas yang berakibat pada oli mesin atau pelumasnya mengalami penguapan.
Oleh sebab itu, sangat direkomendasikan sekali untuk menggunakan oli yang memiliki kandungan keenceran tinggi agar nantinya oli tetap bisa melumasi setiap sisi daripada mesin motor trail.
Sehingga, suhu bisa dijaga dengan baik. Selain itu, Anda juga harus melakukan pengecekan volume oli mesin dengan cara melihat stik level.
Jika masih dalam standar indikator maka Anda tak perlu menambahnya.
Sedangkan, bila dari stik tersebut terlihat oli berkurang maka tambahkan oli mesin yang sama sampai pada level batas dari indikatornya.
Cara ini sangat efektif untuk mengontrol kondisi mesin agar selalu dalam keadaan prima mengingat terlumasi oli secara merata.
BACA JUGA:Wah! 6 Tempat Wisata di Bogor ini Cocok Banget Buat Kamu Kunjungi di Akhir Pekan
5. Pastikan Service dan Pengecekan Mesin Rutin
Tak bisa dipungkiri bahwa service rutin adalah hal wajib yang perlu untuk Anda lakukan pada setiap kendaraan, termasuk motor trail.
Pasalnya, service yang dilakukan secara rutin akan memberikan kemudahan Anda dalam mengontrol kondisi motor.
Karena, dengan pengecekan service maka jika ada sedikit indikasi masalah, bisa langsung diperbaiki tanpa perlu menunggu sampai rusak parah.
BACA JUGA:Kembangkan Potensi Pariwisata Jawa Tengah, Kementerian PUPR Percantik Kawasan Dataran Tinggi Dieng
6. Atur Throttle Gas dan Tuas pada Handle Kopling
Di sisi lain, merawat motor trail yang perlu untuk Anda lakukan adalah dengan cara mengatur tuas gas yang sesuai untuk mendapatkan hasil tarikan yang lebih responsif.
Tipsnya dengan cara mengatur jarak bebas tuas gas di angka 2-6 mm.
Hal ini tentu akan membuat tingkat sensivitas gas menjadi jauh lebih tinggi sehingga akan sangat nyaman ketika motor dikendarai untuk melewati medan berat dan terjal.