Akibatnya (aerosol) dapat menyebabkan ledakan jika terpapar suhu yang terlalu tinggi.
Tekanan yang terlalu tinggi pada kaleng aerosol dapat menyebabkan kebocoran atau bahkan ledakan kaleng jika terpapar suhu yang terlalu tinggi.
Selain itu, Yannes juga menyarankan para pemilik mobil untuk selalu membawa alat pemadam api ringan di dalam kendaraan sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran pada mobil.
Bagi pemilik kendaraan listrik, Yannes melanjutkan, hal yang perlu diketahui adalah batas aman suhu baterai kendaraan listrik bervariasi tergantung pada produsen dan model.
Umumnya batas aman suhu baterai kendaraan listrik berada pada kisaran suhu di atas 45 derajat Celcius.
BACA JUGA:Wajib Dikunjungi! Ini 7 Tempat Wisata di Palembang Terbaru yang Lagi Hits, Cek Yuk
Jika kendaraan listrik, seperti mobil dan sepeda motor listrik, terkena suhu yang sangat tinggi dan terpapar terik matahari secara langsung dalam waktu yang lama.
Maka suhu baterai dalam kendaraan dapat meningkat dan berpotensi melebihi ambang batas aman yang dapat mengakibatkan kerusakan pada baterai.
Jika suhu terus meningkat dan melampaui ambang batas yang aman, maka baterai dapat mengalami kegagalan termal yang serius dan berpotensi meledak atau meledak secara spontan.
Meskipun tidak ada batas suhu pasti baterai kendaraan listrik dapat meledak.
BACA JUGA:Ingin Cepat Dapat Momongan? Ini Strategi Program Hamil Efektif bagi Pasangan Muda Tahun 2025
Namun, suhu di atas 70 derajat Celcius atau lebih tinggi sudah termasuk suhu yang sangat tinggi dan berpotensi menyebabkan sel baterai mengalami kerusakan serius.