Menurut GFP, kekuatan militer Indonesia ditunjang oleh kekuatan finasial yang masuk dalam posisi 10 besar.
BACA JUGA:Menhan Prabowo Serah Terima Pesawat C-130J-30 Super Hercules ke TNI, Disaksikan Langsung Presiden RI
Berdasarkan catatan GFP, nilai Purchasing Power Parity Indonesia adalah USD3.130.470.000.000 menempati posisi ke 7 dari 145 negara.
Selain itu, GFP juga mencatat komposisi sumber daya manusia dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki oleh Indonesia.
Menurut GFP, Indonesia memiliki anggaran pertahanan sebesar USD9.300.000.000.
Total personel militer Indonesia diperkirakan 1.080.000 orang. Personel aktif 400.000 orang, personel cadangan 400.000 orang, sedangkan paramiliter 200.000 orang.
Armada udara yang dimiliki Indonesia antara lain, helikopter 172 unit, jet tempur 41 unit, pesawat serang 23 unit, helikopter serang 15 unit, pesawat latih 126 unit, dan pesawat angkut 66 unit.
Kekuatan darat yang dimiliki militer Indonesia meliputi tank 314 unit, kendaraan lapis baja 1.444 unit, artileri tarik 413 unit, dan artileri gerak 153 unit.
Sementara armada laut Indonesia, antara lain kapal patroli 181 unit, kapal selam 4 unit, fregat 7 unit, korvet 24 unit, dan kapal perang 11 unit.
Juga emiliki 1.080.000 personel militer terdiri dari 40 ribu personel Angkatan Udara, 300 ribu personel Angkatan Darat, dan 75 ribu personel Angkatan Darat.
BACA JUGA:Sekjen Kemhan Jadi Narasumber Rapim TNI 2023, Memaparkan Tentang Proyeksi Modernisasi Alutsista TNI
Mana yang lebih kuat, militer Indonesia dan Korea Utara? Begini perbandingannya, Data Global Firepower menempatkan kekuatan militer berdasarkan indikator.
Seperti jumlah prajurit, peralatan militer yang dimiliki, anggaran militer dan sebagainya.
Menurut data Global Firepower 2022, Korea Utara negara yang dipimpin oleh Kim Jong Un menduduki posisi ke 30 dari 142 negara dalam hal kekuatan militer. Jika dibandingkan Indonesia, posisi Korea Utara terpaut cukup jauh.
Diperkirakan total personel militer Korea Utara (Korut) sebesar 2.000.000 orang, personel aktif 1.200.000 orang, personel cadangan 600.000 orang, dan paramiliter 200.000 orang.
Korut mempunyai kekuatan udara yang meliputi helikopter 204 unit, jet tempur 458 unit, pesawat serang 114 unit, helikopter serang 20 unit, pesawat latih 169 unit, serta pesawat angkut 1 unit.