Benarkan Biaya Penggunaan Kendaraan Listrik Lebih Murah Dibanding Konvensional? Ini Penjelasannya

Selasa 02-12-2025,07:53 WIB
Reporter : Almi
Editor : Almi

Hal ini setelah memperhitungkan biaya pemeliharaan, perbaikan, dan bahan bakar, yaitu bensin atau listrik.

Penghematan

Menurut studi Consumer Reports pada 2020, pemilik kendaraan listrik secara umum menghemat USD 6.000 hingga USD 10.000 atau hampir Rp 150 juta selama masa pakai sebagian besar kendaraan tersebut dibandingkan dengan model bensin.

Rata-rata kendaraan listrik baterai cenderung lebih unggul daripada kendaraan mesin pembakaran internal.

Terkadang, alasan finansial ini tidak sepenuhnya berlaku bagi beberapa kalangan karena alasan regional.

BACA JUGA:Wajib Banget Kamu Kunjungi! Ini Dia 6 Tempat Wisata Religi Terbaik di Pulau Jawa untuk Umat Islam

CNBC melaporkan sebuah contoh seperti di Chicago, pengguna akan membayar sekitar USD 84.000, dibandingkan USD 87.000 untuk mobil bensin, menurut Maxwell Woody, asisten peneliti di Pusat Sistem Berkelanjutan Universitas Michigan.

Selanjutnya, di Houston justru kebalikannya karena pembeli rata-rata akan membayar sekitar USD 82.000 untuk kendaraan berbahan bakar bensin dan USDN 85.000 untuk mobil listrik selama periode waktu yang sama.

Alasannya adalah Chicago memiliki listrik yang relatif lebih murah sehingga mobil listrik lebih mudah dioperasikan, sedangkan Houston memiliki harga bahan bakar terendah di Amerika.

Bayangkan suatu daerah di belahan negara lain yang tidak memiliki sumber daya listrik yang memadai. Mobil listrik tidak akan menjadi solusi.

Kategori :