Langkah ini memang sepele namun jika dihiraukan begitu saja maka akan membuat daya di dalam aki terus bekerja yang membuatnya cepat mengalami tekor.
Jadi, selalu pastikan bahwa kondisi setiap lampu maupun sistem kelistrikan pada mobil dalam keadaan mati saat mobil tidak digunakan sebagai cara mencegah aki mobil agar tidak mudah tekor.
BACA JUGA:ATR/BPN Percepat Layanan Pertanahan Lewat Tiga Transformasi
Rutin Memanaskan Mobil
Selain itu, cara untuk mencegah atau meminimalisir aki pada mobil rusak/tekor, Anda harus rutin memanaskan mesin pada mobil Anda.
Kenapa demikian? Ini tentu tak lain bertujuan agar aki mendapat pengisian listrik dari altenator. Mengingat, daya akan terisi bersamaan saat mesin mobil dihidupkan.
Maka dari itu, lakukan pemanasan mobil secara rutin meski mobil tidak digunakan. Anda bisa melakukannya 2 hari sekali dalam satu minggu selama 10 menit.
Bila Anda bisa melakukannya secara rutin maka kerusakan aki bisa dimininalisir sehingga menjadikannya lebih awet dan tahan lama.
Hal ini juga perlu Anda lakukan ketika penggantian aki baru agar aliran listrik tetap mengalir secara berkelanjutan.
Akan tetapi, disarankan ketika Anda memanaskan mesin mobil, hindari menginjak-injak pedal gas.
Dengan kata lain, Anda hanya perlu membiarkan mesin dalam keadaan hidup dalam beberapa menit saja.
BACA JUGA:ATR/BPN Targetkan Sertipikasi 11 Juta Rumah MBR Rampung hingga 2029
Bersihkan Terminal Aki
Di sisi lain, langkah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada aki adalah dengan rutin menjaga kebersihan terminal aki.
Untuk membersihkannya, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan air panas, kemudian dilap sampai kering.
Tindakan ini bertujuan untuk merawat aki agar terhindar dari kotoran yang mengendap yang memungkinkan terjadinya hambatan aliran daya.