Pengerjaan dilakukan pada tengah malam hingga pagi hari, dimulai pukul 21.00 WIB hingga 06.00 WIB, untuk menghindari kemacetan.
“Pengerjaan dilakukan pada waktu malam agar pada pagi hari sudah bisa dilalui kembali, sehingga mengurangi dampak kemacetan lalu lintas dan gangguan aktivitas masyarakat” jelas Vita Mahreyni.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan Teknis, Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya, Jawa Tengah, Prawindari Kusumastuti mengapresiasi langkah SIG yang telah berinovasi menciptakan solusi beton cepat kering untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang cepat dan berkualitas.
“Semoga kedepan, SpeedCrete dapat diaplikasikan oleh Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya, Jawa Tengah”, ujarnya.
BACA JUGA:Fakta Melakukan Diet Tidak Makan Malam, Cepat Kurus?
Selain SpeedCrete, SIG juga memiliki beragam produk solusi beton yang bisa digunakan untuk berbagai aplikasi seperti ThruCrete (beton berpori) yang memiliki kemampuan untuk menyerap air sehingga membantu konservasi air tanah dan mengendalikan air limpasan (water runoff).
DekoCrete, solusi beton dekoratif dengan berbagai pilihan warna dan pola untuk taman, trotoar, area parkir dan jalan. Selain itu juga LocooCrete, solusi beton rendah emisi karbon untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang ramah lingkungan.
Artikel ini telah tayang di laman bumn.go.id : SIG Berhasil Uji Coba Aplikasi Beton Cepat Kering di Jalan Raya Karangawen Semarang-Godong