PAGARALAM POS, Lahat – Persoalan debu maupun kemacetan lalu lintas di Kecamatan Merapi Area, tidak lain akibat perusahaan batu bara yang dinilai lalai, dalam menyikapi surat toleransi penggunaan jalan yang dikeluarkan Gubernur Sumsel pada tahun 2018 lalu.
Hal ini diucapkan oleh Nopran Marjani, anggota DPRD Kabupaten Lahat. Nopran bahkan beranggapan, kelalaian itu bisa saja disengaja oleh pihak perusahaan, kalau tidak, menurutnya kenapa perusahaan jadi terlena oleh kebijakan yang hanya berlaku dua tahun itu. “Yang namanya toleransi itu, ada batasan waktunya. Ini dari tahun 2018 sampai sekarang, tidak terlihat keinginan untuk punya jalan sendiri,” tegas Nopran, Minggu (7/8). Tidak adanya evaluasi terhadap surat toleransi tersebut, menurut Nopran cukup menimbulkan tanda tanya. Ada apa dengan surat gubernur ini, apakah ada udang dibalik batu ?, kenapa perusahaan jadi terlena ?. Karena itu kata Nopran, Pansus DPRD Lahat Persoalan Batu Bara nantinya akan meminta Gubernur Sumsel untuk mengevaluasi surat toleransi tersebut. BACA JUGA:Dewan Lirik Reklamasi Tambang Batu Bara “Kalau saat ini, seolah ada pembiaran, agar perusahaan bisa terus menggunakan jalan umum. Jangan sampai, dengan memberikan kelonggaran, tetapi mengorbankan kepentingan masyarakat umum. Pihak perusahaan juga, seharusnya selama masa toleransi sudah menyisihkan untuk membuat jalan khusus, jangan hanya kejar untung besar saja,” ujar Politisi Partai Gerindra ini. BACA JUGA:Pelaku Tambang Ilegal Sukamenang Muratara Ditangkap Polisi Pernyataan Pansus DPRD Lahat yang menyebut surat toleransi untuk angkutan batu bara melintas di jalan umum harus ditinjau ulang, rupanya ditanggapi baik oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lahat, Sutoko Msi melalui Kabid Lalu Lintas, Mukhlis SA. Menurut Mukhlis, sejak keluarnya Pergub nomor 74 tahun 2018, artinya pada tahun 2020 lalu toleransi tersebut sudah tidak berlaku lagi. “Tolerasi angkutan batu bara menggunakan jalan umum itu, hanya berlaku dua tahun. Kita sangat setuju jika pansus DPRD Lahat meninjau ulang terkait surat toleransi,” sampai Mukhlis, beberapa waktu lalu. BACA JUGA:Tutup Aktifitas Penambangan Ilegal Diduga Tambang Emas Menurut Mukhlis, kemacetan maupun debu, dari pantauan pihaknya itu juga karena angkutan batu bara banyak tidak sesuai dengan baku mutu, tidak sesuai muatan dan banyak yang Over Dimension Over Loading (ODOL). Padahal saat rapat bersama Bupati Lahat pada 13 Mei lalu, disepakati perusahaan harus mengurangi jumlah kendaraan dengan penerapan genap/ganjil, namun kenyataan di lapangan banyak perusahaan yang tidak menerapkan. “Hal-hal inilah yang membuat kita ingin toleransi ini ditinjau ulang. Banyak kesepakan hasil rapat bersama, yang tidak dilakukan oleh pihak perusahaan,” terangnya. (her18)Terkait Permasalahan Macet dan Debu Akibat Angkutan Batubara, Nopran Marjani: Bisa Saja Disengaja
Minggu 07-08-2022,19:42 WIB
Reporter : heru
Editor : Rerry
Kategori :
Terkait
Sabtu 01-11-2025,07:43 WIB
Berada di Pedalaman, Mengenal 3 Suku Tertua Asli Papua Barat
Sabtu 23-08-2025,22:11 WIB
3 Suku Asli Tertua di Papua Barat
Jumat 11-07-2025,22:56 WIB
Transformasi Eks Tambang Jadi Surga Biru: Kisah Menarik di Balik Danau Kaolin
Jumat 11-07-2025,07:14 WIB
Selain Terkenal Tambang Emas, Papua Juga Miliki Keindahan Alam, Ini 7 Destinasi Wisata di Pulau Papua
Senin 05-05-2025,09:30 WIB
Sejarah Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto: Dari Kerja Paksa Kolonial hingga Warisan Dunia UNESCO!
Terpopuler
Jumat 01-05-2026,13:56 WIB
Tips Mengamankan iPhone: Cara Cepat Aktifkan Fitur Anti Theft Biar Perangkat Lebih Aman
Jumat 01-05-2026,06:44 WIB
Siap Jadi Game Changer, Hyundai IONIQ 3 Bidik Pengguna Mobil Bensin
Jumat 01-05-2026,06:54 WIB
Jangan Terjebak! 5 Mitos Seputar Rambut yang Ternyata Tidak Benar
Jumat 01-05-2026,09:54 WIB
Timun Suri: Buah Segar yang Ternyata Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan
Jumat 01-05-2026,09:46 WIB
Inilah Alasan Chery Tiggo V Jadi Solusi All-in-One untuk Keluarga Modern
Terkini
Sabtu 02-05-2026,03:56 WIB
Inspirasi Taman Mini Penuh Hasil: Cara Cerdas Menanam Sayur dan Buah di Halaman Sempit
Sabtu 02-05-2026,02:56 WIB
Khasiat Teripang yang Jarang Diketahui: Bantu Regenerasi Sel hingga Jaga Daya Tahan Tubuh
Sabtu 02-05-2026,01:56 WIB
5 Ide Taman Pangan Keluarga di Lahan Terbatas: Praktis, Produktif, dan Tetap Cantik
Sabtu 02-05-2026,00:56 WIB
Anti Ribet! Tips Sukses Ternak Kambing di Tengah Kesibukan Kantoran
Jumat 01-05-2026,23:54 WIB