iklan nagih
Pemkot PGA

Alih-Alih Daging, Mengapa Gladiator Romawi Kuno Lebih Sering Mengonsumsi Biji-Bijian dan Kacang-Kacangan?

Alih-Alih Daging, Mengapa Gladiator Romawi Kuno Lebih Sering Mengonsumsi Biji-Bijian dan Kacang-Kacangan?

Gladiator Romawi Kuno -net-kolase

PAGARALAMPOS.COM - Selama ini dalam berbagai film dan cerita populer, gladiator Romawi sering digambarkan sebagai sosok yang berotot besar, kuat, dan mengandalkan asupan daging dalam jumlah banyak untuk menjaga tenaga saat bertarung di arena.

Namun, penelitian arkeologis terbaru mengungkap fakta yang mengejutkan:

Mayoritas gladiator justru jarang makan daging, dan lebih banyak mengandalkan makanan berbasis biji-bijian, kacang-kacangan, serta sayuran.

Temuan ini mengubah pandangan lama tentang pola makan dan gaya hidup para petarung legendaris tersebut.

BACA JUGA: Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan Tubuh, Bantu Lancarkan Pencernaan hingga Jaga Daya Tahan

Bukti tersebut ditemukan melalui analisis sisa kerangka yang digali dari pemakaman khusus gladiator di kota Efesus, Turki.

Para peneliti memeriksa kandungan mineral dan isotop dalam tulang, yang merekam apa saja yang dikonsumsi seseorang selama bertahun-tahun.

Hasilnya menunjukkan bahwa sekitar 70–80% asupan makanan mereka berasal dari tumbuhan, terutama gandum, jelai, kacang polong, dan kacang-kacangan lainnya.

Bahkan, ada catatan sejarah yang menyebutkan mereka dijuluki “pemakan jelai” oleh masyarakat awam pada masa itu.

BACA JUGA:Misteri Jasad 5.000 Tahun dalam Tungku Kuno di Jerman, Benarkah Korban Pembunuhan Zaman Prasejarah?

Lalu, mengapa mereka tidak mengandalkan daging seperti yang diperkirakan? Ada beberapa alasan logis di balik kebiasaan ini.

Pertama, secara ekonomi, makanan berbasis tumbuhan jauh lebih murah, mudah didapat, dan bisa disimpan dalam jumlah besar untuk memberi makan ratusan gladiator sekaligus.

Kedua, dari sisi kesehatan dan fisik, pola makan ini justru memberikan keuntungan tersendiri.

Makanan tinggi karbohidrat kompleks memberikan energi yang tahan lama dan stabil, sangat dibutuhkan untuk bertarung berjam-jam tanpa cepat lelah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait