Awas Terpancing Emosi! Riset Buktikan Musik Rock dan EDM Picu Perilaku Agresif di Jalan Raya
musik Rock dan EDM bisa bikin pengendara jadi agresif--
PAGARALAMPOS.COM - Mendengarkan musik favorit saat membelah kemacetan jalan raya sudah menjadi ritual wajib bagi sebagian besar pengemudi modern di tahun 2026 ini.
Mulai dari alunan pop yang santai, jazz yang menenangkan, hingga ketukan cepat musik elektronik. Namun, sebuah hasil riset ilmiah terbaru di bidang psikologi transportasi mengeluarkan peringatan penting bagi para komuter: pemilihan genre musik di dalam kabin ternyata memiliki dampak instan terhadap perilaku berkendara.
Studi tersebut secara spesifik menemukan bahwa genre musik Rock dan EDM (Electronic Dance Music) memiliki kecenderungan kuat untuk mengubah pengendara menjadi jauh lebih agresif di jalan raya.
Temuan ini membuka mata banyak pihak bahwa kabin mobil bukan sekadar ruang isolasi hiburan, melainkan sebuah lingkungan psikologis aktif di mana setiap dentuman frekuensi suara dapat memengaruhi keputusan hidup dan mati di atas aspal.
BACA JUGA:Cuma Seharga Motor Matic Biasa? Bedah Fitur Polytron EVO 2026 yang Bikin Vespa Terasa Kemahalan
Bagaimana Ritme Musik Memengaruhi Otak Pengemudi?
Para peneliti dari lembaga keselamatan berkendara global melakukan eksperimen mendalam dengan memantau aktivitas otak, detak jantung, dan respons psikologis ratusan relawan di dalam simulator mengemudi tingkat lanjut.
Selama pengujian, para relawan diberikan berbagai variasi genre musik dengan tingkat tempo (Beats Per Minute atau BPM) yang berbeda-beda.
Hasilnya sangat mengejutkan. Ketika lagu-lagu Rock dengan distorsi gitar yang kasar atau musik EDM dengan ketukan bass yang konstan dan bertempo tinggi (di atas 120 BPM) diputar, detak jantung para peserta secara otomatis meningkat secara signifikan.
Secara biologis, ritme musik yang cepat ini menstimulasi produksi hormon adrenalin dan kortisol (hormon stres) di dalam tubuh.
Efek dominonya, otak menangkap sinyal ini sebagai bentuk kegembiraan atau ketegangan ekstrem, yang tanpa disadari bermanifestasi pada gaya mengemudi yang lebih menuntut kecepatan.
BACA JUGA:Update Harga Polytron EVO Mei 2026: Motor Listrik Canggih Rasa Vespa, Segini Nominal OTR-nya
Manifestasi Perilaku Agresif di Atas Aspal
Berdasarkan rekaman data simulator, pengemudi yang mendengarkan musik Rock dan EDM menunjukkan beberapa perubahan perilaku berkendara yang berbahaya, antara lain:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
