Pemkot PGA

Longsor Tutup Akses Wisata Gunung Dempo, Arus Lalin Sempat Lumpuh Total

Longsor Tutup Akses Wisata Gunung Dempo, Arus  Lalin Sempat Lumpuh Total

Foto : Longsor tutup akses wisata Gunung Dempo tepatnya akses menuju Dusun Planting, Gunung Dempo, Pagar Alam pada Kamis (21/5/2026).--Ist

PAGARALAMPOS.COM  - Imbas tingginya intensitas hujan yang terjadi, membaut akses jalan di kawasan wisata Gunung Dempo longsor. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (21/5/2026) sekira pukul 13.45 WIB persis menutup akses menuju Desa Planting, Gunung Dempo, Kecamatan Pagar Alam Selatam, Kota Pagar Alam.

Informasi yang dihimpun pagaralampos.com, akibat meterial tanah runtuh menutup seluruh badan jalan di lokasi kejadian. Sehingga membuat akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan.

Akses transportasi warga disaat cuaca hujan terhenti total. Bahkan menurut kererangan saksi dilokasi, tak sedikit kendaraam roda dua justru berbalik arah dan kendaraan mobil terpaksa terjebak di lokasi.

Tidak lama berselang, setelah Polisi, BPBD, dan warga mengerahui akses jalan umum juga dilalui kendaraan wisatawan tertutup longsor akhirnya langsung membuka jalur darurat sambil menunggu alat berat tiba dengan peralatan cangkul, sekop dan  lainnya.

BACA JUGA:Longsor Tutup Liku Lematang, Jalan Negara Ditutupi Batuan Cadas

BACA JUGA:Polsek - BPBD Bersihkan Material Longsor, Jalan Lintas Negara Normal

Suasana di lokasi longsor tampak dipenuhi lumpur, batu, dan material tanah yang menutup badan jalan.

Terkait bencana longsor tersebut dibenarkan Kapolsek Pagar Alam Selatan  Ipda Andi Wijaya SE. Dia menyebutkan, lokasi tak jauh dari lapangan bola Afdeling I Gunung Dempo.


Foto : Longsor tutup akses wisata Gunung Dempo tepatnya akses menuju Dusun Planting, Gunung Dempo, Pagar Alam pada Kamis (21/5/2026).--Ist

"Kejadianya disaat intensitas hujan tak lagi deras, memang sejak pagi wilayah Pagar Alam diguyur hujan," katanya.

Kondisi cuaca tak bersahabat ini, menyebabkan terjadi longsor di lokasi yang merupakan akses wisata menuju Gunung Dempo. Karena lokasi, merupakan akses jalan yang diapit jurang dan tebing dengan kontur tanah labih sehingga rawan terjadi longsor.

"Kondisi jalan yang berada di kawasan perbukitan membuat proses penanganan harus dilakukan secara hati-hati demi menghindari longsor susulan," ujar Ipda Andi Wijaya seraya mengatakan sekira puiul 15.45 WIB akses jalan dilokasi sudah kembalj normal.

BACA JUGA:Buruh di Pagar Alam Terkubur Hidup-hidup, Tertimbun Longsor Saat Menggali Pondasi Tembok Penahan

BACA JUGA:Permukaan Kawah Merapi Dempo Longsor, Penjelasn Petugas Pemantau GAD Begini

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: