Sering Dibilang Jelek, Tapi Tetap Laris! Ini Alasan Suzuki S-Presso Tak Tergoyahkan di Pasar!
Sering Dibilang Jelek, Tapi Tetap Laris! Ini Alasan Suzuki S-Presso Tak Tergoyahkan di Pasar!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Di tengah ketatnya persaingan mobil murah di Indonesia, nama Suzuki S-Presso kerap jadi bahan perdebatan.
Desainnya disebut terlalu unik, bahkan cenderung aneh. Interiornya dianggap sederhana.
Fitur keselamatannya pun tak selengkap rival di kelasnya. Tak heran jika sejumlah pengulas otomotif Tanah Air melontarkan kritik cukup tajam.
Dua nama yang cukup vokal adalah Fitra Eri dan Om Mobi. Keduanya pernah mengulas mobil ini dengan nada yang kurang memuaskan.
Dari desain eksterior yang dinilai kurang proporsional, posisi duduk yang unik, hingga material kabin yang terasa ekonomis—semuanya jadi sorotan.
Namun anehnya, di balik kritik tersebut, penjualan S-Presso tetap berjalan. Bahkan di beberapa daerah, mobil ini masih sering terlihat wara-wiri di jalanan kota kecil hingga perkotaan padat.
Lalu, apa sebenarnya yang membuat mobil ini tetap diminati?
Harga Jadi Kunci Utama
Tak bisa dimungkiri, faktor harga memainkan peran besar. S-Presso masuk dalam kategori mobil entry level dengan banderol yang relatif terjangkau dibanding city car lain.
Bagi konsumen yang ingin naik kelas dari sepeda motor ke mobil pertama, harga menjadi pertimbangan paling rasional.
Dengan budget terbatas, konsumen biasanya lebih fokus pada fungsi dasar: bisa melindungi dari panas dan hujan, muat keluarga kecil, serta irit bahan bakar.
BACA JUGA:Realme C67 vs Redmi 13C: Adu Spesifikasi Ketat, Siapa Paling Worth It di Kelasnya?
Dalam konteks ini, S-Presso memenuhi ekspektasi tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
