Cara Praktis Menghilangkan Bau Kucing di Rumah Kecil, Dijamin Tetap Segar
Cara Praktis Menghilangkan Bau Kucing di Rumah Kecil, Dijamin Tetap Segar-Foto: net -
PAGARALAMPOS.COM - Memelihara kucing di rumah mungil atau apartemen kerap menimbulkan masalah bau, terutama dari urin yang mengandung amonia.
Aroma ini bisa mengganggu kenyamanan dan, jika menumpuk, berpotensi memengaruhi kesehatan pernapasan. Untungnya, bau tersebut bisa dikendalikan tanpa harus mengandalkan parfum atau pewangi kimia.
Kuncinya adalah menangani sumber bau secara langsung. Berikut tujuh cara yang bisa diterapkan:
1. Pilih Pasir Kucing dengan Daya Serap Tinggi
Kualitas pasir menentukan seberapa cepat bau menyebar. Gunakan pasir bentonite atau pasir organik (seperti kayu atau tahu) yang bisa menggumpal dan mengandung karbon aktif atau baking soda.
BACA JUGA:Bocoran Desain All New Yamaha Mio 2026, Selamat Tinggal Bodinya yang Kecil
Pasir ini mampu menahan cairan dan aroma sehingga tidak cepat terlepas ke udara.
2. Pakai Litter Box Tertutup
Untuk rumah kecil, hindari kotak pasir terbuka. Gunakan litter box dengan penutup dan pintu ayun. Tambahkan filter karbon di atas kotak untuk menyaring udara dari dalam, sehingga bau tidak langsung menyebar ke ruangan.
3. Taburkan Baking Soda atau Deodorizer
Saat mengganti pasir, tambahkan sedikit baking soda di dasar kotak untuk menetralisir bau. Alternatif lain, gunakan deodorizer khusus kucing yang banyak dijual di pet shop.
BACA JUGA:Touring Makin Praktis! Yamaha EC-06 Andalkan Teknologi Swap Baterai Super Cepat
4. Bersihkan Kotoran Dua Kali Sehari
Lakukan scooping minimal dua kali sehari, pagi dan malam, agar bau tidak menumpuk. Buang kotoran ke tempat sampah luar rumah menggunakan plastik rapat agar tidak mengotori udara di dalam.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
