Pemkot PGA

Teknologi Drainase Rumah Masa Depan 2026: Perlindungan Maksimal dari Risiko Banjir

Teknologi Drainase Rumah Masa Depan 2026: Perlindungan Maksimal dari Risiko Banjir

Teknologi Drainase Rumah Masa Depan 2026: Perlindungan Maksimal dari Risiko Banjir-Foto: net -

PAGARALAMPOS.COM – Di tahun 2026, ancaman banjir menjadi faktor penting yang harus dipertimbangkan dalam pembangunan rumah modern, terutama dengan kondisi cuaca yang semakin ekstrem dan sulit diprediksi.

Desain minimalis saat ini tidak hanya soal penampilan, tetapi juga ketahanan fungsional, yang dikenal dengan istilah Minimalist Resilient Design.

Berikut beberapa konsep rumah minimalis anti-banjir 2026 yang mengombinasikan estetika modern dengan teknologi drainase bawah tanah:

1. Rumah dengan Efek Mengambang (“Floating Design”)

Rumah panggung modern kembali menjadi favorit. Alih-alih menggunakan tiang kayu tradisional, pondasi kini memanfaatkan beton dengan ruang kosong di bawah bangunan (void) yang disamarkan dengan pencahayaan dekoratif.

Desain ini memberikan kesan rumah “melayang” sekaligus memberi jalur bagi air untuk mengalir di bawah tanpa merusak struktur bangunan.

BACA JUGA:Bocoran Desain All New Yamaha Mio 2026, Selamat Tinggal Bodinya yang Kecil

2. Drainase Bawah Tanah (“Deep Retention System”)

Sistem drainase menjadi kunci untuk mencegah genangan:

Permeable Pavement: Area carport atau taman menggunakan paving block berpori atau beton berlubang, sehingga air hujan bisa langsung meresap ke tanah.

Tangki Penampungan Modular: Air hujan berlebih ditampung di modul bawah tanah, kemudian dialirkan perlahan ke saluran kota (detensi) atau kembali ke tanah (infiltrasi).

Pompa Otomatis Berbasis Sensor IoT: Sensor memantau volume air, dan ketika penuh, air otomatis dipompa ke pembuangan aman untuk mencegah banjir.

3. Material Eksterior Tahan Lembap dan Air

Untuk menghadapi hujan deras dan potensi banjir, rumah modern 2026 menggunakan material anti-lembap:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: