Rumah Adem Sepanjang Hari Tanpa Pendingin Ruangan, Ini 5 Fasad Bio-Tech yang Lagi Hit
Rumah Adem Sepanjang Hari Tanpa Pendingin Ruangan, Ini 5 Fasad Bio-Tech yang Lagi Hit-Foto: net -
PAGARALAMPOS.COM - Arsitektur modern kini semakin mengarah ke konsep yang fleksibel dan ramah lingkungan.
Jika sebelumnya gaya industrial dan minimalis mendominasi dengan tampilan tegas dan sederhana, tahun 2026 memperkenalkan tren baru: Bio-Tech Architecture.
Di sini, fasad rumah tidak lagi hanya berfungsi sebagai pelapis, tetapi dirancang agar dapat berinteraksi secara aktif dengan lingkungan sekitarnya.
Konsep ini mulai menarik perhatian publik setelah beberapa hunian di kawasan BSD dan Alam Sutera menampilkan fasad yang dapat menyesuaikan warna dan fungsi mengikuti kondisi cuaca dan suhu udara. Tren ini pun ramai diperbincangkan di media sosial dan diprediksi akan menjadi sorotan utama sepanjang tahun ini.
Berikut beberapa inovasi fasad Bio-Tech yang diperkirakan populer di 2026:
1. Fasad Mikroalga
Fasad jenis ini memanfaatkan panel transparan yang berisi mikroalga hidup. Selain memberikan tampilan hijau neon yang menyala alami di malam hari, fasad ini juga membantu menyaring polusi udara dan menghasilkan oksigen, menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat.
BACA JUGA:Tampil Lebih Dewasa, Honda Scoopy Stylish 2026 Grey Hadirkan Sentuhan Elegan dan Teknologi Terkini!
2. Material “Self-Healing”
Beberapa fasad kini menggunakan beton biologis yang mengandung mikroorganisme khusus. Ketika muncul retakan akibat cuaca ekstrem, bakteri di dalam material akan mengaktifkan proses alami untuk menutup retakan tersebut, sehingga bangunan tetap kokoh tanpa perlu perbaikan rutin.
3. Fasad Adaptif Berbasis Sensor
Konsep “living skin” menghadirkan panel fasad yang bergerak otomatis sesuai sensor cahaya matahari dan angin. Panel ini membuka atau menutup secara mandiri untuk mengatur pencahayaan dan ventilasi alami, sehingga rumah tetap sejuk tanpa bergantung pada AC.
4. Panel Mycelium Organik
Material mycelium atau berbasis akar jamur semakin populer karena ramah lingkungan dan memiliki tekstur unik yang alami. Selain menambah estetika, mycelium juga berfungsi sebagai insulator panas yang efektif, cocok untuk hunian bergaya alami dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
