Pemkot PGA

Menunggu Godot di Timur Tengah: Akankah Perang AS-Iran Berakhir Anti-Klimaks?

Menunggu Godot di Timur Tengah: Akankah Perang AS-Iran Berakhir Anti-Klimaks?

Akankah Perang AS-Iran Berakhir Anti-Klimaks-net-kolase

PAGARALAMPOS.COM - Pertanyaan besar menggelayuti langit Timur Tengah pada awal Februari 2026: Kapan Amerika Serikat (AS) akan benar-benar melancarkan serangan ke Iran?

Setelah ketegangan hebat di akhir Januari yang membuat dunia seolah berada di ambang keruntuhan, situasi justru tampak melunglai.

Fenomena ini mengingatkan kita pada lakon "Menunggu Godot" sebuah penantian panjang yang hingga kini terasa sia-sia dan penuh ketidakpastian.

BACA JUGA:Hunian Berkelas ala Amerika: 11 Desain Rumah American Style yang Elegan dan Modern

Manuver Militer Sebagai Alat Tawar

Menurut pengamat Timur Tengah, Sabpri Piliang, apa yang terjadi saat ini merupakan perpaduan antara manuver dan negosiasi posisional.

Kehadiran kapal induk USS Lincoln di perairan Timur Tengah bukan sekadar persiapan tempur, melainkan alat tawar-menawar (bargaining chip) yang kuat.

AS ingin memaksa Iran menghentikan program nuklirnya dan memutus dukungan terhadap proxy regional seperti Houthi, Hezbollah, dan Hamas.

BACA JUGA:Mobil Amerika Favorit Fans: Ford Everest 2026 Kini Dilengkapi Varian Hybrid

Dalam teori perang, pertempuran fisik baru akan meletus jika kedua belah pihak sudah memiliki pemahaman yang sama tentang apa yang dipertaruhkan.

Saat ini, AS di bawah kepemimpinan Donald Trump tampak terjebak dalam provokasi Israel yang menginginkan kehancuran total situs nuklir Iran.

Namun, bagi AS, langkah ini tidak sesederhana itu.

BACA JUGA:Kawasaki Vulcan Classic Dapat Striping Baru! Aura Amerikananya Makin Kental!

Risiko Munculnya "Kekuatan Ekstrem Baru"

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: