Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Lakukan Program Kerja Pemberdayaan Masyarakat Lewat Nanas
Ciptakan Pewangi Ruangan Dari Nanas, Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang Beri Inovasi Baru Untuk Pemberdayaan Perempuan Desa Sigam--Istimewa
PAGARALAMPOS.COM Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang Angkatan ke-84, Kelompok 17, melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pembuatan pewangi ruangan berbahan dasar nanas.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 3 Februari 2026, bertempat di salah satu rumah warga Desa Sigam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.
Program ini mengusung tema “Inovasi Pewangi Ruangan Berbahan Dasar Nanas sebagai Upaya Pemberdayaan Perempuan Desa Sigam dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga”.
BACA JUGA:10 Keunggulan Xiaomi Redmi 9A Cocok Buat Kamu Angkut 2026
Kegiatan dilakukan dalam bentuk sosialisasi interaktif yang bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada masyarakat, khususnya perempuan, dalam mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi.
Sebanyak kurang lebih 35 peserta yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga Desa Sigam mengikuti kegiatan ini dengan antusias.
Para peserta mendapatkan penjelasan sekaligus praktik langsung mengenai proses pembuatan pengharum ruangan yang memanfaatkan bahan-bahan sederhana dan mudah diperoleh.
Adapun bahan yang digunakan meliputi nanas sebagai bahan utama, alkohol, serta tambahan sedikit pewangi ruangan untuk menghasilkan aroma yang lebih segar dan tahan lama.
BACA JUGA:Seputar Keunggulan Poco X6 5G Terbaru Hari ini, Dijamin Gak Ngelaq
Salah satu mahasiswa KKN, Rika Amelia Pertiwi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, menjelaskan bahwa pemanfaatan nanas dipilih karena mudah ditemukan di lingkungan sekitar dan memiliki aroma alami yang khas.
“Kami ingin memperkenalkan inovasi sederhana yang bisa langsung dipraktikkan oleh ibu-ibu rumah tangga. Nanas dipilih karena mudah diperoleh, murah, dan memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai jual,” ujarnya.
Rika menambahkan bahwa proses pembuatan pengharum ruangan ini relatif mudah sehingga memungkinkan untuk dijadikan usaha rumahan.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas perempuan desa dalam mengembangkan potensi ekonomi keluarga.
BACA JUGA:Ternyata Cuman Segini Harga Infinix Note 40 Pro, Cek Spesifikasinya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
