Pemkot PGA

Mobil Listrik Murah Meriah 2026: Daftar Opsi di Bawah Rp 200 Juta Setelah Insentif

Mobil Listrik Murah Meriah 2026: Daftar Opsi di Bawah Rp 200 Juta Setelah Insentif

daftar mobil listrik murah di bawah 200 juta-net-kolase

PAGARALAMPOS.COM - Mobil listrik semakin menunjukkan eksistensinya di pasar otomotif Indonesia. Memasuki tahun 2026, dukungan pemerintah melalui berbagai skema insentif membuat harga mobil listrik kian terjangkau.

Bahkan, sejumlah model kini bisa dimiliki dengan banderol di bawah Rp 200 juta setelah insentif, menjadikannya alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Kehadiran mobil listrik murah ini tidak hanya ditujukan untuk konsumen perkotaan, tetapi juga menyasar pengguna pemula yang ingin mencoba teknologi kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Selain hemat energi, mobil listrik juga menawarkan biaya perawatan yang relatif lebih rendah dibanding mobil bermesin konvensional.

BACA JUGA:Volvo EX60 Siap Mendobrak Pasar Mobil Listrik: Diklaim Punya Jarak Tempuh Terjauh Sekali Cas

Salah satu model yang masih menjadi primadona adalah Wuling Air ev. Mobil listrik mungil ini dikenal praktis untuk penggunaan harian di kota.

Setelah mendapatkan insentif, beberapa variannya berada di kisaran harga di bawah Rp 200 juta. Dimensinya yang ringkas, konsumsi energi efisien, serta desain modern menjadikannya pilihan favorit anak muda dan keluarga kecil.

Model lain yang tak kalah menarik adalah Seres E1. Mobil listrik kompak ini hadir dengan tampilan stylish dan fitur dasar yang cukup lengkap untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.

Dengan insentif pemerintah, Seres E1 menjadi salah satu mobil listrik termurah yang bisa dipertimbangkan di tahun 2026.

BACA JUGA:Volvo EX60 Siap Mengubah Standar Mobil Listrik: Jarak Tempuh Ekstrem, Teknologi Cerdas, dan Fokus Keamanan

Selanjutnya ada Neta V atau varian terbarunya yang juga masuk dalam kategori mobil listrik terjangkau.

Mobil ini menawarkan bodi lebih besar dibanding city car listrik, sehingga cocok bagi konsumen yang menginginkan ruang kabin lebih lega. Fitur keselamatan dan hiburan yang ditawarkan pun terbilang kompetitif di kelas harga ekonomis.

Tak hanya itu, beberapa mobil listrik lokal hasil perakitan dalam negeri juga mulai bermunculan dengan harga semakin kompetitif.

Dukungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) membuat produsen mampu menekan harga jual, sekaligus memenuhi syarat untuk mendapatkan insentif tambahan dari pemerintah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait