Pemkot PGA

Sejarah Kawah Bromo: Menelusuri Legenda Roro Anteng, Aktivitas Vulkanik, dan Warisan Budaya Tengger!

Sejarah Kawah Bromo: Menelusuri Legenda Roro Anteng, Aktivitas Vulkanik, dan Warisan Budaya Tengger!

Sejarah Kawah Bromo: Menelusuri Legenda Roro Anteng, Aktivitas Vulkanik, dan Warisan Budaya Tengger!-net: foto-

PAGARALAMPOS.COM - Kawah Bromo, yang terletak di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, merupakan salah satu destinasi wisata alam paling ikonik di Indonesia.

Namun di balik keindahannya yang menakjubkan, Kawah Bromo juga menyimpan kisah sejarah dan geologi yang panjang.

Serta legenda yang telah diwariskan dari generasi ke generasi oleh masyarakat suku Tengger.

Asal-usul Nama Bromo

BACA JUGA:Sejarah Rumah Honai: Simbol Kehidupan, Identitas Budaya, dan Ketahanan Suku Dani di Papua!

Nama "Bromo" berasal dari pengucapan lokal terhadap nama dewa dalam agama Hindu, yaitu "Brahma", sang dewa pencipta.

Kawasan ini memang kental dengan pengaruh Hindu, terutama karena masyarakat Tengger yang mendiami lereng Gunung Bromo merupakan keturunan dari kerajaan Hindu Majapahit.

Hingga hari ini, mereka masih mempraktikkan sejumlah tradisi Hindu, termasuk upacara adat yang erat kaitannya dengan kawah tersebut.

Legenda Roro Anteng dan Joko Seger

Salah satu kisah yang paling terkenal mengenai asal-usul Kawah Bromo adalah legenda Roro Anteng dan Joko Seger.

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Gunung Telomoyo: Antara Warisan Alam dan Budaya!

Dikisahkan bahwa pasangan suami istri ini tidak kunjung mendapatkan keturunan setelah lama menikah.

Mereka kemudian bertapa di puncak gunung dan memohon kepada para dewa.

Permohonan mereka dikabulkan, namun dengan satu syarat: anak bungsu mereka harus dikorbankan ke dalam kawah Gunung Bromo.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait