Menelusuri Sejarah Bukittinggi: Kota Perjuangan dan Warisan Budaya Minangkabau!
Menelusuri Sejarah Bukittinggi: Kota Perjuangan dan Warisan Budaya Minangkabau!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Bukittinggi, sebuah kota yang terletak di jantung Provinsi Sumatera Barat.
Bukan hanya dikenal karena keindahan alamnya yang memukau, tetapi juga karena kekayaan sejarah dan budayanya.
Kota ini memiliki jejak panjang dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia serta menjadi pusat penting dalam perkembangan budaya Minangkabau.
Dengan udara yang sejuk dan letaknya yang strategis di dataran tinggi, Bukittinggi menjadi salah satu kota yang paling berpengaruh di Sumatera selama masa kolonial hingga era kemerdekaan.
BACA JUGA:Sejarah Bukit Kandis: Antara Legenda, Jejak Geologi, dan Potensi Wisata Bengkulu!
Awal Mula dan Masa Kolonial
Pada awalnya, wilayah Bukittinggi hanyalah sebuah nagari kecil yang bernama Kurai.
Bagian dari Luhak Agam, salah satu wilayah adat penting dalam budaya Minangkabau.
Namun, kedatangan Belanda pada awal abad ke-19 mengubah peran wilayah ini secara drastis.
Pada tahun 1825, Belanda membangun benteng di atas Bukit Jirek yang kemudian dikenal sebagai Benteng Fort de Kock.
sebagai bagian dari upaya mereka untuk menghadapi perlawanan rakyat Minangkabau dalam Perang Padri (1821–1837).
Bukittinggi kemudian berkembang menjadi pusat pemerintahan Belanda di kawasan dataran tinggi Minangkabau.
Kota ini dijadikan markas militer dan pusat administratif, serta dikenal sebagai Stadsgemeente Fort de Kock.
Selain membangun benteng, Belanda juga membangun berbagai infrastruktur seperti sekolah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
