Menelurusi Sejarah Gunung Cikuray: Jejak Alam dan Budaya di Tanah Priangan!
Menelurusi Sejarah Gunung Cikuray: Jejak Alam dan Budaya di Tanah Priangan!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Dengan ketinggian sekitar 2.821 meter di atas permukaan laut, gunung ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendaki dan pecinta alam.
Namun, di balik keelokan puncaknya dan pesona kabut yang menyelimutinya,
Gunung Cikuray menyimpan sejarah panjang yang terkait erat dengan perkembangan budaya, spiritualitas, dan aktivitas masyarakat Priangan sejak masa lampau.
Asal Usul Nama dan Makna Filosofis
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Gunung Patuha: Antara Alam, Mitos, dan Jejak Vulkanik!
Penamaan ini merujuk pada bentuk fisik gunung yang menjulang tinggi dan menjadi titik tertinggi di kawasan sekitarnya.
Dalam tradisi lisan masyarakat setempat, Cikuray juga sering diasosiasikan sebagai "tiang langit", karena kemegahannya yang seolah menyangga langit di atas tanah Parahyangan.
Gunung ini juga sering dianggap sebagai simbol kekuatan dan penjaga alam.
Sejak zaman dahulu, masyarakat di kaki gunung mempercayai bahwa Cikuray adalah tempat bersemayamnya roh penjaga hutan dan makhluk-makhluk halus yang menjaga keseimbangan alam.
BACA JUGA:Sejarah Gunung Sibuthak: Antara Alam dan Legenda di Balik Kabut!
Hal ini membuat masyarakat menghormatinya dengan berbagai ritual adat, terutama saat akan membuka lahan pertanian atau melakukan perjalanan ke hutan.
Peran Gunung dalam Sejarah Lokal
Sejak masa Kerajaan Sunda, wilayah Garut dikenal sebagai daerah yang subur dan strategis.
Gunung Cikuray menjadi penanda alami dan juga acuan arah bagi masyarakat setempat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
