Pemkot PGA

Menguak Museum Mandala Wangsit Siliwangi: Menyusuri Jejak Sejarah TNI di Tanah Pasundan!

Menguak Museum Mandala Wangsit Siliwangi: Menyusuri Jejak Sejarah TNI di Tanah Pasundan!

Menguak Museum Mandala Wangsit Siliwangi: Menyusuri Jejak Sejarah TNI di Tanah Pasundan!-net:foto-

PAGARALAMPOS.COM - Di jantung Kota Bandung, tepatnya di Jalan Lembong No. 38, berdiri sebuah bangunan bersejarah yang menyimpan jejak perjuangan panjang para prajurit TNI, khususnya Divisi Siliwangi.

Museum Mandala Wangsit Siliwangi bukan hanya sekadar tempat menyimpan artefak sejarah, melainkan juga merupakan saksi bisu dari kisah heroik para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia

Prabu Siliwangi, yang menjadi simbol kekuatan dan kebijaksanaan masyarakat Sunda.

Sejarah Pendirian Museum

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Gedung Dwi Warna: Simbol Warisan Kolonial dan Nasionalisme!

Museum ini awalnya merupakan markas militer zaman kolonial Belanda. Bangunannya dibangun pada tahun 1910 dan sempat digunakan oleh tentara Belanda sebagai markas besar. 

Setelah kemerdekaan Indonesia, gedung ini kemudian diambil alih dan digunakan oleh Divisi Siliwangi sebagai markas komando.

Pada 23 Mei 1966, gedung ini resmi diubah menjadi museum dengan nama Museum Mandala Wangsit Siliwangi. 

Tujuan pendiriannya adalah untuk mendokumentasikan dan memamerkan perjuangan rakyat serta militer dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan, terutama yang berkaitan dengan Divisi Siliwangi. 
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Gedung Juang Tambun: Saksi Bisu Perjuangan Rakyat Bekasi!

Museum ini sekaligus menjadi sarana pendidikan sejarah dan nasionalisme bagi generasi muda.

Koleksi dan Isi Museum

Berbagai koleksi militer terpajang rapi di ruang-ruang pameran. 

Mulai dari senjata tradisional seperti kujang, golok, dan tombak, hingga senjata modern seperti senapan, granat, dan senjata berat peninggalan masa penjajahan.

Salah satu koleksi yang paling menarik perhatian adalah sepeda motor tua dan kendaraan lapis baja yang digunakan oleh tentara Divisi Siliwangi saat Agresi Militer Belanda. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait