Pemkot PGA

Sejarah Tari Tanggai: Dari Kesultanan Palembang Hingga Menjadi Ikon Budaya

Sejarah Tari Tanggai: Dari Kesultanan Palembang Hingga Menjadi Ikon Budaya

Sejarah Tari Tanggai: Dari Kesultanan Palembang Hingga Menjadi Ikon Budaya-Kolase by Pagaralampos.com-Pagaralam.pos

PAGARALAMPOS.COM - Berasal dari tanah Palembang, Tari Tanggai tumbuh menjadi simbol seni dan adat istiadat masyarakat Sumatera Selatan.

Tarian ini sarat akan nilai sejarah dan makna filosofis, mencerminkan hubungan yang erat dengan tradisi serta kearifan budaya masyarakat setempat.

Lebih dari sekadar pertunjukan artistik, Tari Tanggai juga menjadi cerminan identitas budaya yang sarat akan nilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun.

Biasanya, tarian ini dipentaskan dalam berbagai kegiatan adat seperti upacara pernikahan, perhelatan budaya, hingga agenda resmi yang dihadiri oleh banyak tamu.

BACA JUGA:Mengungkap Keajaiban Pantai Melasti: Sejarah, Budaya, dan Keindahan Alam yang Tersembunyi!

BACA JUGA:Menguak Sejarah Pantai Pandawa, Jejak Budaya dan Kearifan Lokal di Balik Keindahan Pantai Pandawa

Setiap elemen gerakan dalam Tari Tanggai menyimpan makna simbolis, mulai dari pesan tentang keharmonisan, kesetiaan, hingga penghormatan kepada sesama dan leluhur.

Asal-usul Tari Tanggai dapat dilacak hingga masa kejayaan Kesultanan Palembang Darussalam yang berkembang pada abad ke-17.

Pada masa itu, tarian ini dipercaya sebagai bentuk penghormatan kepada raja atau sultan yang sedang berkuasa, dan menjadi simbol kemuliaan kerajaan.

Gerakan-gerakan dalam tarian ini ditampilkan dengan anggun dan penuh kelembutan, memperlihatkan citra kejayaan kerajaan dan rasa hormat mendalam kepada pemimpin.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Pantai, Inilah Sejarah Mistis Pantai Parangtritis yang Jarang Diketahui!

BACA JUGA:Bukan Sekadar Pantai, Inilah Sejarah Mistis Pantai Parangtritis yang Jarang Diketahui!

Tari Tanggai mulanya dibawakan oleh perempuan-perempuan bangsawan yang mengenakan busana tradisional yang anggun, dihiasi oleh perhiasan yang melambangkan status sosial mereka.

Salah satu aksesori utama adalah tanggai, hiasan khas yang dikenakan di kepala, yang melambangkan kemegahan dan kehormatan. Tarian ini pun memiliki status eksklusif, hanya dipertunjukkan dalam lingkungan istana dan acara resmi kerajaan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait