Tingkatkan Produksi Budidaya Lele di Lapas, Tambah 4 Kolam Bioflok
Foto : Persiapan kolam bioflok untuk budidaya lele di Lapas Pagar Alam.--pagaralampos.com
PAGARALAMPOS.COM – Lapas Kelas III Pagar Alam terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program budidaya ikan lele yang telah dimulai sebelumnya. Sebelumnya, Lapas Pagar Alam telah memiliki 4 kolam bioflok aktif dan menebar sebanyak 1.500 bibit ikan lele pada awal bulan November. Dengan penambahan ini, total kolam bioflok yang tersedia menjadi 8, yang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi ikan lele.
Kalapas Pagar Alam, M. Rolan, mengungkapkan rasa apresiasinya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, program budidaya lele ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian yang bermanfaat bagi warga binaan.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari Lapas Pagar Alam dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus memberikan keterampilan dan bekal mandiri bagi warga binaan setelah mereka bebas nanti,” ujar M. Rolan di sela-sela kegiatan pemasangan kolam bioflok.
BACA JUGA:Gelar Halal Bihalal, Kalapas : Momentum Refleksi dan Tingkatkan Kinerja
BACA JUGA:Panen Budidaya Lele, Lapas : Program Berkelanjutan Dukung Ketahanan Pangan
BACA JUGA:Panen Lele di Lapas, M Rolan : Kita Bina WBP Untuk Mandiri
Budidaya ikan lele dengan sistem bioflok dipilih karena efisiensi penggunaan lahan serta teknologi yang mendukung hasil produksi yang lebih optimal. Program ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas untuk memberikan kontribusi nyata dalam menyediakan sumber protein yang terjangkau bagi masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis bagi warga binaan, tetapi juga mendukung pengembangan potensi mereka. Selain itu, hasil dari budidaya ikan lele ini diharapkan mampu membantu menciptakan ketahanan pangan lokal di Pagar Alam dan sekitarnya. “Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan berkembang, sehingga memberikan dampak positif yang lebih luas, baik bagi warga binaan maupun masyarakat secara umum,” tambah Kalapas.
Dengan penambahan 4 kolam bioflok ini, Lapas Pagar Alam optimis dapat meningkatkan produktivitas hasil budidaya ikan lele, sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
