Pemkot PGA

Sejarah Rumah Adat Palembang: Keunikan, Pesona Rumah Adat dan Filosofi!

Sejarah Rumah Adat Palembang: Keunikan, Pesona Rumah Adat dan Filosofi!

Sejarah Rumah Adat Palembang: Keunikan, Pesona Rumah Adat dan Filosofi!-foto: net-

PAGARALAMPOS.COM - Daya tarik utama berasal kota Palembang ialah kekayaan kulinernya yang menggugah selera seperti pempek.

Tetapi, selain itu tempat tinggal istiadat Palembang pun tidak kalah menarik perhatian wisatawan waktu berkunjung ke Bumi Sriwijaya inii.

Rumah limas ialah sebutan buat tempat tinggal tradisional asal Provinsi Sumatera Selatan.

Dinamakan rumah limas sebab atapnya berbentuk limas serta memiliki lima tingkat yang memiliki filosofi menyesuaikan dengan kepercayaan  serta geografi berasal rakyat setempat.

BACA JUGA:Monumen Bajra Sandhi: Sejarah Berdirinya Monumen, Keindahan Arsitektur dan Filosofi di Baliknya!

Adapun perpaduan dari tingkat-tingkatannya disebut dengan bengkalis. biasanya rumah limas ini dibangun di tepi sungai menggunakan luas mulai berasal 400 sampai 1.000 meter persegi.

Penamaan tempat tinggal limas pun diadaptasi dengan arahnya, apabila menghadap timur dianggap matoari edot yg berarti mentari  terbit atau kehidupan baru.

Sedangkan rumah yg menghadap barat disebut matoari tewas yang ialah surya terbenam atau melambangkan akhir dari kehidupan.

Buat mengenal lebih lanjut tentang rumah norma Palembang ini, berikut ulasan sejarah singkat, ciri arsitektural dan makna simbolis dari desainnya.

BACA JUGA:Sejarah Lawang Sewu: Arsitektur Ikonik dan Mitos dan Misteri yang Menyelimuti Lawang Sewu!

Keunikan dan Pesona rumah norma Palembang

1. Sejarah Singkat

Keluarnya tempat tinggal limas tidak tanggal asal sejarah panjang Kerajaan Sriwijaya pada provinsi ini. tempat tinggal norma Palembang ini mulai dikenal di masa kesultanan Palembang dan dipercaya telah berusia ratusan tahun.

Terdapat sumber yg tersebar di warga  yang mengatakan bahwa tempat tinggal limas pada awalnya dibangun dan  dimiliki sang Pangeran Syarif Abdurrahman Al-Habsyi yg berkebangsaan Arab pada tahun 1830 dan selesai pada tahun 1835.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: