Wow! Ternyata Begini Sejarah Perlawanan Kerajaan Aceh Melawan Portugis, Simak Ceritanya!
Wow! Ternyata Begini Sejarah Perlawanan Kerajaan Aceh Melawan Portugis, Simak Ceritanya!--
PAGARALAMPOS.COM - Kerajaan Aceh Darussalam, yang berdiri pada abad ke-16, dikenal sebagai salah satu Kerajaan terbesar dan terkuat di wilayah Nusantara.
Terletak di ujung utara Pulau Sumatra, Aceh menjadi pusat perdagangan dan kebudayaan yang penting di Asia Tenggara.
Sejarah kerajaan ini tidak terlepas dari berbagai peperangan dan konflik yang melibatkan kekuatan luar maupun konflik internal.
Dari perlawanan terhadap Portugis hingga penaklukan Belanda, Aceh memiliki catatan perang yang panjang dan penuh dinamika.
BACA JUGA:Sejarah Megalitikum Pasemah di Pagar Alam
Perlawanan terhadap Portugis (1509-1600-an)
Sejak kedatangan Portugis di Asia pada awal abad ke-16, kerajaan-kerajaan di Nusantara mulai merasa terancam.
Salah satu yang paling menonjol dalam perlawanan terhadap Portugis adalah Kerajaan Aceh.
Pada tahun 1509, Portugis pertama kali mencoba untuk menguasai perdagangan rempah-rempah di Malaka, yang merupakan jalur penting di Asia Tenggara.
Namun, pada masa pemerintahan Sultan Ali Mughayat Shah, Aceh memutuskan untuk melawan kehadiran Portugis.
BACA JUGA:Batu-Batu Raksasa di Pagar Alam: Apa yang Tersembunyi di Balik Jejak Megalith Prasejarah Ini?
Pada tahun 1565, Aceh berhasil merebut Malaka dari kekuasaan Portugis dengan bantuan dari pasukan Turki Utsmani.
Ini menandakan awal dari ketegangan yang berlanjut antara Aceh dan Portugis selama hampir satu abad.
Peperangan berlangsung sengit, dengan Aceh berusaha mempertahankan kemerdekaannya dan kontrol atas perdagangan rempah-rempah yang sangat menguntungkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
