Penuh Misteri yang Belum Terpecahkan, Gunung Padang Jadi Target Penelitia Para Arkeolog Dunia
Penuh Misteri yang Belum Terpecahkan, Gunung Padang Jadi Target Penelitia Para Arkeolog Dunia -Foto: net-
PAGARALAMPOS.COM - Tertarik menindaklanjuti hasil penelitian Tim Bencana Katastropik Purba pada 2011-2012 yang menemukan dugaan struktur bangunan di Gunung Padang.
Tim Terpadu Riset Mandiri Gunung Padang yang terdiri dari arkeolog, sejarawan, sosiolog, arsitek, dan peneliti dari disiplin ilmu lainnya di UI berkumpul untuk melakukan penelitian lebih lanjut di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat.
Tim mandiri memulai risetnya pertama kali pada bulan Mei sampai Juni 2012.
Pada saat itu, tim menemukan bukti-bukti adanya suatu bentuk bangunan yang diduga dibangun oleh manusia pada ribuan tahun sebelum masehi.
BACA JUGA:Sumpah Prabu Brawijaya di Puncak Gunung Lawu, Pesan Untuk Adipati Cepu dan Keturunannya
Penelitian tersebut sekaligus membuktikan bahwa sudah ada teknologi canggih yang digunakan manusia pada masa sebelum masehi.
Penelitian mendapat dukungan penuh dari banyak pihak, termasuk pemerintah daerah setempat.
Gunung Padang, nama yang berarti "Gunung Cahaya", seorang peneliti memiliki alasan untuk percaya bahwa ini mungkin piramida tertua yang masih berdiri di Bumi.
Jika temuannya benar, Gunung Padang adalah bukti peradaban kuno yang sangat maju, semacam Atlantis yang terlupakan dan mengubah semua yang dianggap arkeolog tentang sejarah peradaban manusia.
Tidak hanya menghebohkan tanah air saja, namun juga berhasil mencuri perhatian dunia.
Para ilmuwan, peneliti, arkeolog dan jurnalis berdatangan ke Indonesia karena sangat tertarik dengan rahasia dan misteri yang masih terkubur di dalam Gunung Padang.
Sudah banyak sekali permintaan para ilmuwan dan arkeolog dunia untuk bisa bergabung dalam tim riset. Namun sejauh ini penelitian masih di pegang oleh tim riset dalam Negeri.
Awalnya pada zaman penjajahan Kolonial Belanda, Mereka menjadi orang-orang Eropa pertama yang menemukan Gunung Padang di awal abad ke-20.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
