Pemkot PGA

Rehabilitasi Hutlin Kritis

Rehabilitasi Hutlin Kritis

Foto : Letarikan hutlin KPH X Dempo Pagar Alam tanam bibit pohon.--pagaralampos.com

PAGARALAMPOS.COM - Kerusakan Hutan Lindung menjadi perhatian serius pihak Kesatuan Perlindungan Hutan Lindung (KPHL) Wilayah X Dempo Pagar Alam. Betapa tidak kerusakannya tidak sedikit akibat alih fungsi lahan menjadi perkebunan kopi oleh masyarakat.

Diutarakan Kepala KPHL Wilayah X Dempo Pagar Alam Hery Mulyono melalui Kasi Rehablitasi dan Perlindugan Hutan Lonedi SHut, mengembalikan fungsi hutan seperti sediakala dan ekosistem alam tetap terjaga pihak KPHL menjalankan serangkaian program penanaman pohon.

"Bahwa luas Hutlin yang ada di wilayah Pagar Alam mencapai ribuan hektar. Detail luas hutan lindung tersebut terbagi di dua lokasi," lanjut Lonedi.

 Yaitu Bukit Jambul Gunung Patah tersebar di wilayah Kecamatan Dempo Tengah dan Selatan. Sedangkan di Bukit Dingin luasnya tersebar di kawasan Janang, Selibar, Kibo, Dempo Makmur, Gunung Dempo.

BACA JUGA:Pacu Kreativitas Siswa di Tengah Pandemi

BACA JUGA:Bergerak dengan Hati Pulihkan Pendidikan

BACA JUGA:Hotel Orchid, Hadir di Lokasi Straregis

Dari jumlah luas tersebut diperkirakan tak sedikit wilayah Hutlin yang dikategorikan kritis. "Upaya kita melakukan rehabilitasi hutan dengan penanaman bibit pohon," ucap dia.

Salahsatunya melalui program hutan kemasyarakatan (HKM) yang saat ini masih berlangsung. Ada tujuh lokasi yang HKM seperti di Kibo, Krinjing, Bukit Semantung, Muara Siban, Burung Dinang, Rimba Candi, Talang Alas dan Talang Camay, Selibar. Dan sudah di SK-kan Kemen LHK dengan luas mencapai ribuan hektar.

"Pihak KPH memiliki program kegiatan penanaman pohon jangka pendek Yaitu selama tiga tahun berkelanjutan. Yakni penanaman pohon melibatkan kelompok masyarakat," pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait